Ketika Lembur Aku Sendirian Di Kantor Bersama: Bosku Yang Genit Ena Koume - Indo18
“Tapi aku suka bahaya,” kataku akhirnya, menoleh. Menantang.
Aku tersentak. Bukan karena kaget, tapi karena cara dia melangkah mendekat—lambat, percaya diri, persis seperti Ena Koume dalam film dewasa yang tanpa sengaja pernah kulihat di HP teman. Gerakan yang tahu persis efeknya. “Tapi aku suka bahaya,” kataku akhirnya, menoleh
Malam lembur yang seharusnya sepi berubah menjadi ajang permainan psikologis ketika Maya—seorang staf pemasaran yang ambisius—tertinggal sendirian di kantor bersama Arka, bosnya yang terkena genit dan karismatik. Terinspirasi dari gaya menggoda ala Ena Koume (tokoh fiksi dalam cerita dewasa Jepang yang lihai memainkan tatapan dan sentuhan), Arka membuat Maya terperangkap dalam pusaran rayuan yang sulit ditolak. Cuplikan Narasi (Write-Up): Bukan karena kaget, tapi karena cara dia melangkah
Jam menunjukkan pukul 22.00. Lantai 12 gedung perkantoran itu hanya diterangi lampu meja dan bias layar laptop. Aku—Maya—sedang merapikan laporan Q3 yang harus dikirim subuh nanti. Suara AC menjadi satu-satunya teman, hingga... Terinspirasi dari gaya menggoda ala Ena Koume (tokoh
Alis Arka naik. Dia tersenyum lebar, lalu menekan tombol remote di sakunya. Lampu ruangan mati satu per satu, hanya menyisakan backlight dari jendela kaca yang merefleksikan siluet kami berdua.
“Masih di sini, Maya?” suaranya parau, sengaja diatur serendah mungkin. “Atau... kau sengaja menungguku?”
